Selasa, 28 Maret 2017

29 Maret 2017

Aku mulai membenci sibukmu
Aku cemburu padanya
Mengambil waktumu
Hingga sedetik saja tak bisa menyapa

Aku terus dipaksa menunggu
Entah ini nyata atau sekedar alasan
Aku tak ingin menduga-duga
Aku tak ingin menjadi ragu dengan ucapanmu
Tapi penantian ini sungguh melelahkan


Minggu, 30 Oktober 2016

KELAK

Kelak akan ada rasa sakit yg membantumu utk mengingatnya kembali
Luka yg kau buat dgn sadar dan sengaja
Kepada seseorang yg tulus mencintaimu

Kelak akan ada rasa sesal yg menyiksamu
Untuk setiap peduli yg sering kau acuhkan
Dari seseorang yg mati-matian berjuang untuk bahagiamu

Kelak akan ada permintaan maaf
Yg terlintas dipikiranmu
Tanpa mampu kau lisankan
Karena kau sadar
Semua sudah terlambat

Teruntuk
Dirimu sang pencipta "game" cinta

Kamis, 21 Juli 2016

21 Juli 2016
Entahlah..
Mungkin saya yang terlalu cemas memikirkan masa depan
Mungkin saya yang tak sabar menanti jawaban
Mungkin saya yg terlalu serakah dengan rasa

Selalu saja dia
Orang yg sama dengan alasan yg berbeda
Bahagia & sedih
Orang yg mampu membuat sy tertawa lepas
Sekaligus org yg mampu membuat sy sekarat

Mencoba utk membiarkannya pergi
Tapi satu sapaan "hai" nya mampu meluluhkan hati ini
Ganteng ? Tidak
Pintar ? Tidak
Menarik? Tidak
Baik? Tidak.
Memang benar.
Rasa Suka yg berlebihan seperti ini.
Disakiti berulang kali tapi tak pernah takut
Itu hati or baja.

Minggu, 17 April 2016

17 april 2016
Blog ini seperti dairy utkku
Semua yg tak mampu diutarakan ada disini
Semua yg org lain tak mengerti ada disini
Ketika memposting di fb, bbm, line or sosmed yg lain rasanya hanya menimbulkan pertengkaran
Membuat beberapa org yg tak tahu jd sok tahu
Dengan menulis semua di blog ini saya merasa sedikit tenang

Hari ini saya mulai belajar unuk mengendalikan perasaan suka, sayang, cinta utk ****
Rasanya begitu rumit. Otak ini dipaksa utk trus memikirkannya walau hati sebenarnya sdh terlalu sakit
Mungkin sikap acuh saya terhadapnya yg membuatnya seperti ini
Sy bukan malaikat. Saya acuh bukan berarti tak peduli sedikitpun. Ini bukan pembelaan.
Sy menyayangi anda. Bukan dgn kalimat romantis setiap hari.. Atau kunjungan tiap hari. Ini bukan gaya pacaran anak sma yg harus bertemu setiap hari atau telefon dan sms setiap saat. Cobalah untuk dewasa. Menjalin hubungan bukan tergantung seberapa sering kita bertemu atau berkomunikasi. Tapi tentang bagaimana kepercayaan itu dibangun. Tentang komunikasi yg berkualitas tidak hanya berkuantitas.
Mungkin kita berbeda dalam hal ini. Mungkin anda berpikir bahwa saya memaksa anda untuk mengikuti alur pikiran saya. Tp sejujurnya tidak.
Walaupun tak sempat memberimu khabar saya tak pernah lupa mendoakanmu. Sampai saat ini namamu dan semua harapan tentangmu masih saja lancar teruntai dalam setiap bait doa. Saya hanya percaya, yang tak kelihatan itu sungguh nyata. Seperti lagu "doa mengubah segala sesuatu"
**** saya masih mencintaimu.

Selasa, 12 April 2016

Rabu, 13 April 2016

Ini tentang cemburu
Perasaan yang paling tak tahu diri
Perasaan yang tak tahu caranya bersembunyi
Perasaan yang mampu membuat orang terlihat bodoh

Memendam rindu, memendam sayang tapi tak mampu memendam cemburu
Malam ini saya tak kuasa dibuatnya
Entah ini fiktif atau fakta
Tapi saya cemburu
Tak ada air mata
Hanya Tubuh dingin dan gemeteran
Air mata seolah tahu
Ia tak boleh keluar lagi untuk alasan yang sama

Maaf karena sudah cemburu 935815

Kamis, 25 Februari 2016

Percayalah Sayang

Ingin sekali mengalah
Biar kita tak usah beradu argumen
Biar tak ada derai air mata
Biar tak ada sakit hati

Yg saya tahu
Cinta butuh logika
Jika tak butuh
Utk apa logika ada

Jelaskan pada saya
Tentang cinta versimu
Yang sampai saat ini belum jua saya pahami

Saya tidak selalu benar
Saya tidak tega
Saya mencoba untuk tegas
Cobalah untuk mengerti
Ataukah itu menyudutkanmu?
Ataukah itu menyakitimu?
Ataukah cinta sebajingan itu?

Terlalu dan terlanjur mencintaimu
Bukan berharap yang sempurna
Menerimamu sebagai kekasih
Itu sudah cukup membuktikan bahwa saya juga membutuhkan orang lain
Untuk menjaga, menegur, menasehati, bercerita dalam segala hal
Kalau boleh jujur,,
3 tahun bersamamu seperti 2 bulan
Kamu tahu kenapa?
Saya benar-benar tidak mengenalmu
Yang saya tahu tentangmu hanya sebatas itu
Saya ingin tahu tentang kebiasan-kebiasaan atau masalah yang kamu hadapi
Kamu bukan tak pernah bercerita
Hanya itu sangat minim sayang
Saya ini orang yang kamu butuhkan atau orang yang kamu inginkan?
Kamu menganggap dirimulah yang paling jujur
Saya juga ingin jujur.
Tapi pernahkah kamu bersedia mendengarkan kejujuran saya tanpa amarah atau tanpa meninggalkan percakapn di telepon?
Percayalah sayang..
Saya masih mencintaimu
Dengan segala keterbatasan yang kamu miliki.
Saya tidak menginginkanmu menjadi manusia yang sempurna
Saya berkata dan bersikap seperti itu karena saya tahu bahkan semua orang tahu itu salah
Saya takut tapi saya percaya kamu bisa berubah
Itulah alasannya saya masih bertahan sampai saat ini
Cinta ini masih untukmu



Senin, 15 Februari 2016

Menyerah Kalah

Malam ini..
Saya sadar,, kita tak seharusnya Kita
Kemarin, saya mencoba utk menggantungkan asa utk kembali bersama
Tapi malam ini, sepertinya keputusan itu salah
Perasaan kita beda
Saya mencintai kamu
Tapi kamu mencintai dirimu sendiri
Saya sudah mencobanya
Saya pikir waktu 7 bulan sudah cukup
Sama-sama beristirahat dan merefleksikan diri
Tapi, itu hanya angan semu
Tak ada yg beda
Semua pendapat saya salah
Kamu yg benar
Saya menyerah kalah
Saya tidak ingin terjebak dalam kesalahan masa lalu
Saya ingin belajar memperbaiki diri meski sudah terlambat
Tapi, setidaknya saya tidak mengulanginya
Saya menghargai pendapat anda
Bukan berarti harus menyetujuinya
Jika harus pergi dari kehidupanmu karena tak sependapat
Baiklah.
Saya memang cepat menangis tapi bukan untuk mengemis
Saya akan pergi.
Saya bukan manusia suci
Mungkin juga sangat jauh dari kata baik
Oleh karena itu,
Setidaknya saya tidak lagi membawamu ke tempat yang gelap
Maafkan saya dengan semua kelalaian dan keterbatasan ini
Temukan bahagiamu dan raihlah mimpimu bersamanya
Malam ini, saya semakin yakin saya memang bukan untukmu